Jurnal: Peningkatan Keberhasilan Pembentukan Monosex Jantan Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus) Melalui Dukungan Hormon Metiltestosteron Dengan Usang Perendaman Yang Berbeda
Jurnal Penelitian Perikanan - Peningkatan Keberhasilan Pembentukan Monosex Jantan Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Melalui Pemberian Hormon Metiltestosteron dengan Lama Perendaman yang Berbeda - ABSTRAK: Tujuan penelitian ini ialah untuk menguji imbas hormon metiltestoteron dengan usang perendaman yang berbeda terhadap keberhasilan pembentukan monosex jantan lobster air tawar (Cherax quadricarinatus). Penelitian ini memakai Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan usang perendaman hormon metiltestosteron yang berbeda, yaitu perlakuan A = usang perendaman 0 jam, B = usang perendaman 12 jam, C = usang perendaman 18 jam, D = usang perendaman 24 jam, dan E = usang perendaman 30 jam. Analisa data memakai analisa keragaman (ANOVA) dan uji Beda Nyata Terkecil (BNT).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertolongan hormon metiltestosteron dengan usang perendaman yang berbeda besar lengan berkuasa konkret terhadap keberhasilan pembentukan kelamin jantan lobster air tawar. Rata-rata persentase jantan tertinggi diperoleh pada perlakuan E (lama perendaman 30 jam) yaitu sebesar 91,53% dan persentase terendah pada perlakuan A (lama perendaman 0 jam) yaitu sebesar 54,55%. Sedangkan untuk perlakuan B (lama perendaman 12 jam) menghasilkan persentase jantan 86,16%, perlakuan C (lama perendaman 18 jam) sebesar 85,52%, dan perlakuan D (lama perendaman 24 jam) sebesar 84,80%. Disimpulkan bahwa pertolongan hormon metiltestosteron dengan usang perendaman yang berbeda memperlihatkan imbas yang konkret terhadap pembentukan monosex jantan lobster air tawar, yaitu dengan perlakuan terbaik pada usang perendaman 30 jam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertolongan hormon metiltestosteron dengan usang perendaman yang berbeda besar lengan berkuasa konkret terhadap keberhasilan pembentukan kelamin jantan lobster air tawar. Rata-rata persentase jantan tertinggi diperoleh pada perlakuan E (lama perendaman 30 jam) yaitu sebesar 91,53% dan persentase terendah pada perlakuan A (lama perendaman 0 jam) yaitu sebesar 54,55%. Sedangkan untuk perlakuan B (lama perendaman 12 jam) menghasilkan persentase jantan 86,16%, perlakuan C (lama perendaman 18 jam) sebesar 85,52%, dan perlakuan D (lama perendaman 24 jam) sebesar 84,80%. Disimpulkan bahwa pertolongan hormon metiltestosteron dengan usang perendaman yang berbeda memperlihatkan imbas yang konkret terhadap pembentukan monosex jantan lobster air tawar, yaitu dengan perlakuan terbaik pada usang perendaman 30 jam.
Kata kunci: Lobster Air Tawar; Hormon Metiltestosteron; Monosex Jantan
Pengembangan Budidaya Ikan Kerapu di Pulau Belitung
0 Response to "Jurnal: Peningkatan Keberhasilan Pembentukan Monosex Jantan Lobster Air Tawar (Cherax Quadricarinatus) Melalui Dukungan Hormon Metiltestosteron Dengan Usang Perendaman Yang Berbeda"
Post a Comment